curhatan hati gue seorang pekerja kebun
Trend warna musik ala anak
band, yang kian mendominasi
pentas musik tanah air, tak dapat
dipungkiri telah melahirkan
banyak anak-anak muda kreatif
di negeri ini. Dan atas karya yang
mereka hasilkan, tentu saja tak
sedikit keuntungan yang berhasil
di raih, dari mulai popularitas
hingga limpahan materi.
Dan menurut teman saya di
kelas,kebetulan dia adalah anak
band juga dan bandnya cukup
dikenal di seputaran siak kecil
dan bengkalis bahkan mungkin
hingga saya menulis artikel
ini,band yang dia gawangi sudah
mulai di kenal di RIAU,
kata dia sih.., selain popularitas
dan materi,keuntungan lainnya
menjadi anak band itu adalah
sangat gampang untuk
menaklukan hati wanita yang
sekalipun bukan merupakan
fansnya.
Image anak band yang
Keren,Cool dan macho
nampaknya sudah mulai melekat
di kalangan Kaum Hawa satu
dekade ini.
Sampai saya pun berpikir untuk
beralih Profesi dari Yang hanya
seorang pekerja kebun yang nggak
dikenal menjadi seorang anak
band yang dengan sejuta
fansnya menyihir wanita-wanita
manapun yang
meliiknya,Memang saya rasa
sangat menguntungkan
berprofesi anak band daripada
seorang pekerja kebun,Honor yang
diterima anak band jauh
melampaui honor yan diterima
seorang pekerja kebun dari
manen,babat sawit
mereka.
Tapi apa daya saya sudah sangat
terlanjur mencintai dunia perkebunan,seakan sudah menjadi
nafas bagi saya.
ada keasyikan sendiri bagi saya
dalam menggeluti profesi
sebagai seorang pekerja kebun,
Buat kawan pekerja kebun teruslah
menananam sawit walaupun beda dengan
Musisi atau anak band yang hasil
karyanya berupa Lagu-lagu nan
eksotis.
Pekerja kebun dapat membuat kebun yang tidak kalah
dari penghasilan
sang anak band,
Intinya apapun profesi kita,kita
harus memiliki Tekad dan
kemauan yang keras dalam
menjalaninya.
segalanya itu akan berbuah
manis,karena Tuhan tidak
pernah menutup jalan seseorang
kita harus terus berusaha..
HOME